Alur BelajarKurikulumFiturBadge
MasukMulai Belajar
Alat Interaktif

Simulator Pencahayaan 3 Titik

Jadilah penata cahaya! Seret key light, fill light, dan back light di denah studio, atur intensitasnya, dan lihat hasilnya langsung pada wajah subjek. Pola pencahayaan (Rembrandt, split, silhouette…) terdeteksi otomatis.

Yang Akan Kamu Pelajari

  • Peran key, fill, dan back light dalam three-point lighting
  • Pola klasik: loop, Rembrandt, split, flat, silhouette
  • Rasio kontras dan pengaruhnya pada mood adegan
  • Dasar menata lampu untuk wawancara dan film pendek

Suka alat ini? Bagikan ke teman sekelasmu

Bagikan ke WhatsApp

Pertanyaan Umum

Apa itu three-point lighting?

Teknik pencahayaan standar industri dengan tiga lampu: key light (cahaya utama), fill light (pengisi bayangan), dan back light (pemisah subjek dari background). Kombinasinya membuat subjek terlihat berdimensi, tidak datar.

Apa fungsi masing-masing lampu?

Key: sumber utama, menentukan arah bayangan — biasanya 30–60° dari kamera. Fill: mengisi bayangan di sisi berlawanan, lebih redup dari key. Back: dari belakang subjek, membuat tepi kepala bersinar sehingga subjek terpisah dari background.

Kenapa perlu tiga lampu? Satu lampu saja kan sudah terang?

Terang saja tidak cukup — tujuannya membuat wajah berdimensi di layar yang datar. Coba senter wajah temanmu dari samping: separuh wajahnya hitam pekat. Dari bawah dagu? Seram seperti cerita horor. Satu lampu = bayangan keras; fill melembutkannya; back light memisahkan subjek dari tembok. Alam pun begitu: matahari (key) selalu dibantu pantulan langit dan tanah (fill alami).

Tidak punya lampu studio — bagaimana latihan di rumah?

Three-point lighting adalah konsep posisi, bukan alat mahal. Jendela siang hari = key light lembut (duduk menyerong 45°). Karton putih/sterofoam di sisi berlawanan = fill (memantulkan cahaya jendela). Lampu meja di belakang bahu = back light. Susun persis seperti di simulator, lalu potret dengan HP-mu.

Apa itu rasio kontras (lighting ratio)?

Perbandingan sisi terang dan gelap wajah. Rasio rendah (±2:1) terasa lembut — cocok berita/komedi. Rasio tinggi (4:1 ke atas) dramatis — cocok thriller/film noir. Simulator menghitung rasio ini otomatis saat kamu menggeser lampu dan slider.

Apa beda Rembrandt, loop, dan split lighting?

Semuanya pola posisi key light. Loop (30–45°): bayangan hidung kecil, paling umum. Rembrandt (45–60°, fill redup): segitiga cahaya di pipi gelap, dramatis. Split (90°): separuh wajah gelap, tegang dan misterius. Coba semuanya lewat tombol preset!

Bagaimana cara membuat siluet?

Matikan key dan fill, nyalakan hanya back light. Wajah menjadi gelap, tepi kepala bersinar — dipakai untuk kesan misterius atau melindungi identitas narasumber.

Apa hubungan alat ini dengan kurikulum Broadcasting?

Simulator ini terhubung dengan materi Bab 2C (Dasar Pencahayaan — three-point lighting), Bab 2E (Bahasa Visual — mood lewat cahaya), dan Bab 4 (Eksekusi Shooting — menata lampu di lokasi). Lanjutkan ke materi tersebut setelah bereksperimen di sini.